Rabu

HATI-HATI BERANGKAT IBADAH UMROH DI BULAN DESEMBER, JANUARI, FEBRUARI



Hati hati berangkat umroh pada bulan desember, januari, dan februari karena pada bulan tersebut cuacanya di kota Mekkah dan Madinah sangat dingin sekali, suhu pada bulan tersebut bisa mencapai 1 derajat celsius, waaww sangat dingin ya...

makadari itu...saran kami apabila anda berangkat ibadah umroh pada bulan desember, januari, dan februari, agar dipersiapkan :
1. fisik yang sehat
2. mantel atau jaket wall/kulit
3. Vitamin / suplemen makanan
4. kurangi minuman dingin saat di kota Mekkah dan Madinah karena di masjid ada air zam zam dingin yang disediakan

Senin

PENDAFTARAN UMROH RESMI DI AMBIL ALIH PEMERINTAH



Pendaftaran umroh resmi di ambil alih pemerintah pusat, kabar tersebut sangat membuat gempar para pengusaha umroh di Indonesia, tapi apa benar berita tersebut, coba simak salah satu berita dari harian Republika yang telah mewawancarai Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menegaskan pemerintah tidak akan mengambil alih penyelenggaraan ibadah umrah.  Ia menyebutkan, Kementerian Agama memang akan membentuk  direktorat khusus yang mengurus penyelenggaraan Umrah. Namun, hal itu tidak berarti Kementerian Agama akan langsung menyelenggarakan umrah.

“Tidak benar berita yang mengatakan bahwa Pemerintah akan mengambil alih penyelenggaraan ibadah umrah . Itu sama sekali tidak benar,” tegas Menag,  Senin (14/12).

Menurut Menag, informasi yang benar, Pemerintah sedang memperbaiki sistem dan manajemen penyelenggaraan ibadah umrah. Selain itu, Pemerintah juga sedang  membangun regulasi dan sistem pengawasan sehingga siapapun yang menyelenggarakan umrah , maka  itu dilakukan secara akuntabel dan transparansi. 

“Ujungnya, masyarakat tidak dirugikan dari penyelenggara umrah ini,” ujarnya.

Menag meyakinkan, bahwa masyarakat adalah pihak yang paling diuntungkan dengan adanya perbaikan kualitas penyelenggaraan umrah. Sebab,  masyarakat tidak akan dirugikan oleh sejumlah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang nakal yang kemudian menipu calon jamaah umrah.

“Jadi sekali lagi pemerintah tidak sedang ingin mengambil alih, tapi yang sedang dilakukan adalah membangun sistem penyelenggara ibadah umrah,” tegas Menag.

Disinggung mengenai regulasi yang sedang disiapkan, Menag mengaku sedang mengkaji penerapan aturan batas minimal biaya umrah .  Menag menengarai selama ini ditemukan beberapa travel umrah yang menawarkan biaya yang sangat murah dan tidak masuk akal. 

Jadi bagi anda pengusaha agen travel umroh jagan khawatir tetap melayani para tamu Allah dengan tenang ya... tetapi tetap menjaga amanah ya...agar para jamaah anda senang dan keuntungan perusahaan anda meningkat.

Kamis

ABDULLAH BIN ABDUL AZIZ AL-SAUD RAJA SAUDI KE 6

        Abdullah bin Abdul Aziz Al-Saud lahir 1 Agustus 1924. Ia menjadi Raja Saudi yang keenam, anak Raja Abdul Aziz dengan Fahada binti Asi al-Syuraim. Abdullah dinobatkan menjadi Raja Arab Saudi sejak 3 Agustus 2005 hingga sekarang.

        Secara de facto, Raja Abdullah sudah tampil menjadi penguasa sejak tahun 1995, yaitu sejak Raja Fahd mengalami penurunan kesehatan akibat stroke. Setelah wafatnya Raja Fahd, maka Abdullah naik menjadi Raja secara resmi.

        Raja Abdullah menerima pendidikan di Sekolah Kerajaan Prince's School dari pejabat-pejabat dan tokoh-tokoh intelektual keagamaan dan dibesarkan di bawah pengawasan ketat Raja Abdul Aziz. Pangeran Abdullah dikenal sangat kuat memegang ajaran agama dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadapa rakyat dan Tanah Air. Ia langsung mendapat pendidikan dari para ulama senior Arab Saudi di bidang agama, sejarah, politik, dan sosiologi.

        Adapun tentang karir Raja Abdullah, ia pernah menjabat Perdana Menteri dan Komandan Dewan Garda Nasional. Ia juga pimpinan Supreme Economic Council, Wakil Presiden High Council for Petroleum and Minerals, Presiden King Abdul Aziz Centre for National Dialogue, Wakil Pimpinan Council of Civil Service, dan anggota Military Service Council.

        Pada tahun 1962, Raja Abdullah ditunjuk sebagai komandan satuan elit Pengawal Nasional karena pengalamannya yang luas dalam urusan Badui dan kabilah di padang pasir semenanjung Jazirah Arab. Sejak menjabat komandan dan pengawal Nasional, sosoknya sudah tak bisa dipisahkan dari kesatuan elite tersebut.

        Pangeran Abdullah berhasil memimpin Pengawal Nasional bukan semata sebagai lembaga militer tetapi juga wadah sosial dan budaya anggotanya. Semenjak ia dipercaya sebagai komandan pengawal nasional, telah dilakukan restruksi dan resionalisasi sesuai dengan manajemen militer modern. Sebagai bentuknya, ia mendirikan akademi militer untuk mendidik dan menempa kadidat anggota dan perwira pengawal nasional. Akademi militer tersebut dinamakan Institusi Militer Raja Khalid bin Abdul Aziz. Institusi ini diresmikan olehnya pada 18 Desember 1982.

        Ia menangani sendiri mega-proyek pengembangan pengawal nasional. Karena, lembaga itu merupakan titik balik sejarah lembaga satuan elite pengawal nasional. Di antara mega-proyek itu seperti pembentukan divisi gabungan dalam jajaran pengawal nasional yang terdiri dari logistik, inteljen, dan infanteri. Pangeran Abdullah juga mendirikan kompleks militer dan tempat latihan khusus untuk satuan elite pengawal nasional.

        Pada 29 Maret 1975, Pangeran Abdullah ditunjuk sebagai Deputi Kedua Dewan Kabinet Arab Saudi. Selain ditunjuk oleh Raja Fahd bin Abdul Aziz sebagai putra mahkota pada 13 Juni 1982. Pada hari itu juga, Pangeran Abdullah dipromosikan sebagai Deputi Utama Dewan Kabinet Arab Saudi. Sejak kesehatan Raja Fahd bin Abdul Aziz menurun, praktis secara de facto ia mengendalikan kekuasaan dan kebijakan dalam dan luar negeri.

FAHD BIN ABDUL AZIZ AL-SAUD

        Fahd bin Abdul Aziz al-Saud lahir di Riyadh, 16 Maret 1921 dan meninggal di Riyadh, 1 Agustus 2005 pada umur 84 tahun. Ia adalah Raja Arab Saudi kelima merangkap Perdana Menteri Arab Saudi.

        Raja Fahd adalah anak Raja Abdul Aziz al-Saud dengan Hassa binti Ahmed Al Sudairi. Pada tahun 1953, dalam usia 30 tahun, Fahd dilantik sebagai Menteri Dalam Negeri. Lima tahun kemudian, Fahd menjadi Wakil Perdana Menteri Kedua.

        Pada 25 Maret 1975, Raja Faisal dibunuh keponakannya dan Raja Khalid naik tahta. Fahd dipilih menjadi Putra Mahkota dan Wakil Perdana Menteri Pertama. Pada masa-masa akhir pemerintahan Raja Khalid, Fahd dipandang sebagai perdana menteri de facto.

        Saat Raja Khalid meninngal dunia pada 13 Juni 1982, Fahd menjadi penerus takhta. Dia membangun ekonomi Arab Saudi dan menjalin hubungan yang erat dengan pemerintah Amerika Serikat.

        Raja Fahd terkena stroke pada tahun 1995 dan kondisinya melemah. Tugas menjalankan kerajaan pun diberikan kepada Putra mahkota, Abdullah. Raja Fahd wafat pada 1 Agustus 2005.
 

KHALID BIN ABDUL AZIZ AL-SAUD

        Khalid bin Abdul Aziz al-Saud lahir pada tahun 1912 da wafat pada 13 Juni 1982. Khalid adalah Raja Arab Saudi selepas peristiwa pembunuhan Raja Faisal yaitu pada tahun 1975.
         
        Khalid dinobatkan menjadi raja pada 25 Maret 1975. Ia adalah Putra Ibn Saud dengan al-Jawhara binti Musaed bin Jiluwi. Adapun, Khalid dilantik menjadi Putera Mahkota pada tahun 1965 selepas kakaknya (kakak kandung) yaitu Muhammad bin Abdul Aziz al-Saud menolak untuk menjadi raja. Ia tidak begitu berminat dengan politik dan memberikan kekuasaan pemerintahan kepada adik tirinya yaitu Putera Mahkota Fahd.

        Untuk memperingati penyusunan kembali Majelis Menteri-Menteri pada tahun 1975, Raja Khalid mengangkat Putera Mahkota Fahd sebagai Wakil Perdana Menteri. Pada tahun 1976, Raja Khalid terpaksa pergi ke Amerika Serikat untuk mendapatkan perawatan disebabkan masalah jantung.

        Raja Khalid pernah membuat keputusan untuk membawa masuk buruh asing ke dalam negara untuk membantu pembangunan negara. Raja Khalid meninggal dunia akibat serangan jantung. Ia digantikan oleh Putera Mahkota Fahd.